Showing posts with label Review Film. Show all posts
Showing posts with label Review Film. Show all posts

Sunday, 10 January 2016

A SERBIAN FILM: Can You Still Get a Boner While Watching This

Kali ini aku mau review  film. Sebenernya aku dah tonton di tahun 2015, tapi baru sempet review sekarang. Film yang dibanned di banyak negara macam Malaysia, Singapura, Spanyol, Australia, Norwegia, dll. Ada apa sebenarnya dengan ni film? Semakin di banned semakin penasarann dong yaa. Film dengan judul A Serbian Film, kalau tulisan aslinya SRPSKI FILM. Nahh tuhh ga tau deh gimane cara bacanya. Ga tanggung-tanggung 5 huruf konsonan berjajar membentuk satu shaf, kalau dipaksain dibaca bisa keplintir ni lidah.
Latar belakang aku review ni film gegara ga sengaja buka blognya mas-mas lupa namanya, dan dia udah review ni film dan aku jadi tertarik nonton. Dia bilang 10 menit pertama masih terkesima. Aku penasaran dong, masak sih segitunya? Dan bener aja aku 10 menit pertama juga ga sadar kalau terkesima. Yuk cint langsung aja:
 Disclaimer:
Kalau kamu merasa terganggu dengan hal-hal berbau kekerasan, porno, bugil, berdarah-darah, dan adegan njijiki. Mohon untuk jangan baca review ini apalagi nonton ni film. Ini saran aja ya.
Sutradara : Srban Spasojević
Realease : 11 Juni 2010
Durasi : 104 menit

Film ini bercerita tentang seorang pensiunan artis film porno bernama Milos. Doi kan dah pensiun tuh, dah nikah, punyi istri cantik dan anak unyuk. Ya udahlah ya, artis porno kan juga manusia, doi juga pengen punya hidup normal kayak yang laen. Trus tiba-tiba ja dia diajak temennya, Lejla, buat ikutan maen film porno yang bakalan digarap sama Vukmir. Dia bilang ini proyek gede, bakalan diproduksi buat skala internasional. Singkat cerita Milosh setuju.
Tapi Milos ini jengkel, soalnya di ga dikasih tau apa-apa, perannya jadi apa, kapan mulainya, dia harus bagaimana. Vukmir maunya yang alami dan reflek, dia cuma nyuruh Milos buat tegangin "itunya" tanpa disentuh dan tanpa bantuan sapa-sapa.
Hari pertama syuting tuh Milos digiring ke kayak rumah sakit gitu, disitu ada anak perempuan sama ibu-ibu dia dimarahin. Milos cuma bisa diem bengong. Trus dia disuruh Vukmir dari semacam earphone gitu untuk ngelanjutin adegan dia disepong ma tu ibu, tapi pas sadar kalau anak perempuannya ngeliatin milos langsung nolak, tapi dia malah dipaksa buat ejakulasi dimuka wanita itu. 
Trus kan Milos marah, dia nemuin Vukmir pokoknya dia ga mau kalau ngelibatin anak kecil di pembuatan film. Eh malah si Vukmir nunjukin video garapannya:
- Newborn Porn
Disitu diliatin ada seorang perempuan yang hamil gede , telentang dan bugil. Trus ada pria gede juga yang dateng. Pria itu nyopot bajunya. Trus si pria bantuin perempuan itu nglairin. Abis bayinya lahir, dia tepuk noh si bayi biar nangis. Trus abis itu tau ga coba? Masak bayinya diperkosa. Dan tau ekspresi ibunya? Dia malah ketawa seneng. Edan ni film.
Abis liat itu Milos langsung lari pergi, tapi dijalan dia ketemu sama dokternya Vukmir yang bohayy. Dan dia pingsan. Waktu bangun dia ga inget apa-apa. Dia ke tempat Vukmir dan nyari video rekaman. Pas dapet dia langsung puter dan kaget. Kenapa?
Dia lihat dia digiring telanjang abis disuntik tu dokter pake obat apa ga tau aku. Trus di suatu ruangan ada cewe telanjang yang tengkurep, tangan dan kakinya diborgol. Ngliat itu si Milos dah kayak banteng siap nubruk. Dan pas dilepasin sama bodiguardnya dia langsung lari naik ranjang and fucks her. Dikupingnya kan dikasih kayak earphone gitu, nah Vukmir ngontrol dia. Vukmir menghasut si Milos kalo cewe yang lagi dia setubuhin itu ga bener dan jahat sama anaknya, blablabla. Trus bodyguard Vukmir ngasihin parang atau pedang gitu lah ke Milos. Dan Milos langsung siap-siap buat menggal kepala sang cewe. Cewenya teriak-teriak tapi ga ada yang bantuin. Jadi Milos penggal tu kepala sampe copot dalam keadaan dia masih nyetubuhin tu cewe. 
Trus abis itu Milos pingsan dan dia disodomi sama bodyguardnya Vukmir.
Dia buka-buka rekaman video lagi. Dia liat ada cewek yang giginya dicopotin semua. Mulutnya berdarah-darah, trus ada cowo yang dateng dan masukin kemaluannya ke mulut si cewek and fucks her mouth. 
Trus dia lihat adegan yang dia diajak ke rumah anak perempuan yang dia temui di rumah sakit. Kaga tau deh ngomong apa pas di rumah, soalnya aku juga ga paham sama subtitlenya hehe. Pokoknya si Milosh langsung berdiri ambil pisau dan buka celana. Dia keluarin kemaluannya dan mau motong tuh batang biar dia ga disuruh berbuat hal-hal gila lagi. Pas Vukmir dan bodyguard mundur-mundur sambil bilang jangan. Milosh langsung lompat keluar dari jendela dan lari.
Singkat cerita Milos ke tempat Vukmir lagi. Dia ketemu dokternya dan disuntik lagi, tapi pas disuntik milosh ambil jarum suntik dan nyuntik balik si dokter dan dokternya langsng berbusa mulutnya. 
Abis kena suntikan dia kayak ling lung. Trus dibawa sama bodyguard ke ruangan. Ada dua orang yang ditutupin kepalanya, Milos langsung naik dan nyetubuhin mereka gantian. Lalu dateng lagi seorang cowo yang pake penutup kepala juga bantuin Milos buat nyetubuhin. Trus sama Vukmir topengnya dibuka satu-satu. Betapa kagetnya Milos kalau yang dia setubuhin itu anak dan istrinya dan yang bantuin dia itu saudara lelakinya. Otomatis milosh marah dan dia bunuh Vukmir dan Bodyguardnya. Maria, istri Milos bunuh saudara lelaki Milos. Dia ambil patung dan mukulin ke kepala saudaranya Milos, dia gecek-gecek tu kepala sampe rata sama lantai. 
Trus kan ada bodyguardnya vukmir yang matanya buta satu. Masak Milos masukin penis dia ke mata yang bolong itu coba??
 Ya pokoknya ni film gila banget, dan buat endingnya kaga aku kasih tau ya.  Tapi akhir-akhirnya ga mainstream kok. Ni film meskipun edan dan ngeri banget dan bikin geleng-geleng kepala, tapi dia keren menurutku. Soalnya dia gabungin pedhofilia, nekrofilia, sadists, dll di satu cerita. Dia beda sama film-film lain. Dia frontal dan ga ngebosenin. Kalau menurut aku, Jangan cuma dilihat sisi adegannya yang esek-esek dan sadist. Tapi dilihat juga dari sisi psikologisnya, ternyata ada lho manusia yang imajinasinya kayak gitu hahaha.
Kalo kamu ada niat buat nonton siapkan mental dulu ya. :D 

Nih trailernya


Sunday, 18 October 2015

REVIEW FILM A WEREWOLF BOY

A Werewolf Boy ini film yang berhasil bikin aku termehek-mehek. Makanya, habis selesai nonton langsung aku bikin reviewnya. Keburu lupa, maklum otak tua. Film ini rilis tahun 2012, ya jadi memang sudah radak jadul tapi recomended banget buat ditonton. Karena, filmnya ringan, jadi cocok buat refreshing.

Ceritanya berawal dari seorang nenek Kim Sun-yi (Park Bo-young) yang hidup di amerika bersama anak cucunya dapet telfon dari Korea. Trus si nenek balik ke Korea, dijemput cucunya yang di Korea. 
Kilas balik tuh kan neneknya ngunjungin rumahnya yang dulu dan cerita deh tuh sama cucunya. Dulu, keluarganya pindah ke desa. Keluarga tersebut hanya terdiri dari ibu dan 2 anak perempuan. Sang ayah sudah meninggal. Mereka pindah ke desa karena kesehatan Son-yi yang buruk, pernafasannya bermasalah. Nah disana sewa rumahnya dibayar sama anak dari rekan kerja ayah mereka, Ji tae yang sombong dan lekong banget. kenapa? Karena waktu yang lain angkat-angkat barang berat dia ga peduli, gak bantuin dan cuma ngeliatin aja. Ji tae ini suka sama Son-nee tapi cintanya bertepuk sebelah tangan.
Waktu malem-malem Son-yi denger suara aneh. Dia lari ke kamar adeknya, Son-ja, tapi adeknya ga mau digangguin. Ibunya juga capai habis angkat-angkat barang. Akhirnya karena penasaran dia keluar dan masuk ke gudang. Tiba-tiba ja ada makhluk yang keluar dari gudang dan lari. Dia kan takut tuh, teriak-teriak. Pada keluar keluarganya. 
Keesokan harinya ada anak laki-laki yang dekil banget dideket gudang. Ibunya Son-yi kasih dia kentang dan di makan habis. Anak ini ga bisa ngomong. Akhirnya dikasih nama Chul soo (Song Joong-ki). Tiap makan, pasti semeja dia embat duluan. 
Sun-yi awalnya ga suka. Dia pengen Chul Soo cepet pergi dari rumah mereka. Ibunya juga sedang mengusahakan di dinas sosial. 
Selama menunggu akhirnya mereka dekat. Son-yi, Son Ja, Chul Soo dan anak tetangga suka main bareng. Trus Sun-yi punya akal, dia latih si cHUL sOO dengan panduan buku pelatihan anjing. Lama-lama Chul Soo mau nurut dan makan pelan-pelan. sun yi juga mengajarinya menulis. Ia juga mengajaknya berbicara tapi Chul Soo tidak pernah mau berbicara.
Ketika malam, Ji tae datang dan mau mengajak Son-yi pergi. Tapi Sun-Yi tidak mau. Chul Soo pun marah, dan ketika ia marah ia berubah jadi manusia serigala yang mengerikan dan menyerang Ji Tae dan pasukan preman yang sudah ia siapkan. Ji Tae lapor ke polisi, tapi ketika di konfirmasi Sun-Yi tidak mengaku kalau Chul Soo berubah menjadi monster. 
Ji tae yang menemukan surat seorang profesor yang dulu menghuni rumah itu pun mencari alamat sang profesor. Ia menemukan rekannya. Dan rekan kerja profesor tersebut menemui ibu Son-yi dan menjelaskan kalau dulu teman kerjanya ingin menciptakan tentara yang lebih kuat dan efektive sehingga dilakukan percobaan. Nah si Chul Soo ini hasil percobaannya. Ji Tae tetep ngotot buat musnahin Chul Soo selamanya dengan membuat tipu daya agar Chul Soo dibunuh. Apakah Ji Tae berhasil? Apakah orang-orang percaya dengan tipu daya Ji Tae? Apakah Chul Soo tetap bersama dengan keluarga Son-yi?Silahkan tonton sendiri untuk tau jawabannya.

Jadi, over all aku suka banget sama konsep cerita dan tampilan film ini. Ringan, tidak bertele-tele,
mudah dipahami dan tetap membawa unsur dramatisnya. Pemainnya juga menghayati banget, aku jadi ikut terbawa suasana mellownya. Yang mellow-mellow bikin nangis ada diakhir-akhir. Gak aku ceritain disini biar kalian yang pengen nonton dapet feelnya sendiri. 
Meskipun tema ceritanya umum dan biasa banget tapi endingnya ga ketebak. Ya kalau lihat ini kita bakalan mikir. Ini ceritanya kayak Si HULK yang ijo itu yang di jadiin percobaan untuk nyiptain tentara yang lebih kuat. But TRUST ME, THIS FILM IS NOT AS BORING AS HULK. NO KISS, NO MELLOW DRAMATIC LOVE COUPLE LIKE HULK, JUST HUG AND ELEGENT STORY.  AND ITS ALSO NOT ROMANCE LIKE TWILIGHT!!
Cuma yang aku sesalkan, waktu adegan yang gelap-gelap itu, maksudnya malam hari ya, kurang pencahayaan. Jadi ga begitu jelas. Aku ga suka bentuk monsternya. Ya emang si setengah manusia setengah serigala beneran, tapi jadi jelek kalau bentuknya manusia dikasih bulu-bulu gitu. Mending dibikin kayak TWILIGHT, mas Jacob kan langsung berubah jadi serigala tuh. Jadi kan lebih maskulin. Udah sih, menurut aku kayak gitu aja. Beneran ini recomended buat ngisis waktu luang yang ga pengen cerita yang terlalu berat, terlalu panjang, terlalu rumit. Monggo nonton ini.